News Update :

FOKUS : Pada Stephan El Shaarawy AC Milan Gantungkan Harapan

Friday, September 28, 2012


Di saat semua Milanisti mulai kehilangan kepercayaan kepada pemain lain, Firaun Kecil hadir sebagai  sebuah harapan para Milanisti.



"Kemenangan ini untuk Allegri dan fans. Kami bersamanya, dia memiliki kepercayaan dari kami," papar attacante belia Stephan El Shaarawy setelah mencetak dua gol yang memberikan kemenangan kandang pertama untuk AC Milan di musim ini. 

Wajar jika sekarang El Shaarawy kini dielu-elukan Milanisti. Tidak berlebihan pula menaruh harapan kepada anak muda yang usianya baru 19 tahun. I Rossoneri memang sedang dalam kondisi sulit. Usaha menyeimbangkan budget klub mau tidak mau berdampak besar pada skuat Massimiliano Allegri. 

Satu per satu Milan ditinggal para legendanya. Mulai dari Alessandro Nesta, Filippo Inzaghi, Clarence Seedorf dan Gennaro Gattuso. Kehilangan Zlatan Ibrahimovic, Thiago Silva dan Antonio Cassano membuat suporter militan makin mengerutkan dahi. Apa rencana Milan sebenarnya? 

Kecemasan mulai terasa saat kick-off Serie A versus Sampdoria. Tampil di hadapan pendukung sendiri, I Rossoneri takluk oleh gol tunggal Andrea Costa. Diakui punggawa Il Diavolo kekalahan itu membuat mereka nervous. 

Benar saja, di empat laga berikutnya--termasuk Liga Champions--Milan hanya mereguk satu kemenangan kontra Bologna. Situasi makin kritis. Masa depan Allegri terancam. Bahkan, tersiar kabar supremo Silvio Berlusconi menyuruh pelatih yang membawa Milan Scudetto dua musim silam meletakkan jabatan, meski para pemain menegaskan memberikan dukungan penuh kepada Allegri. 

Di tengah harap-harap cemas sang allenatore dari kursi penonton--Allegri mendapat sanksi di pertandingan kontra Cagliari--El Shaarawy datang bak juru selamat. Bukan hanya Allegri yang memberikan senyum lebar, tapi seluruh Milanisti yang rindu merayakan kemenangan di San Siro. 

El Shaarawy memang tampil fenomenal di laga itu. Gol pertamanya dicetak setelah menerima umpan Riccardo Montolivo, El Shaarawy sukses lepas dari kawalan bek Cagliari kemudian melepaskan tembahan dari area penalti. Pemain berdarah Mesir ini kembali menunjukkan kapasitas sebagai pemain masa depan ketika meneruskan assist Massimo Ambrosini untuk menggandakan kedudukan. 

Momen itu disambut gemuruh seisi San Siro. Ketika orang-orang di sekitarnya kehilangan kepercayaan dari tifosi, El Shaarawy menggiring Il Diavolo keluar dari situasi sulit. 

Nigel De Jong disoraki penonton Curva Sud saat membawa bola ke area pertahanan sendiri demi memertahankan ball possesion, sementara Montolivo kehilangan banyak waktu ketika berusaha mengalirkan bola ke depan. Tapi El Shaarawy, dengan cerdiknya mencari celah diantara pertahanan dan mengancam lini belakang lawan. 

Bagi Allegri, kemenangan ini setidaknya menurunkan tensi tinggi dalam dirinya setelah serangkaian hasil negatif yang membuatnya tertekan. Allegri kini punya peluang kembali membangun moral tim, menyuntikan kepercayaan bahwa mereka cukup pantas bersaing tidak hanya di Serie A, tapi juga Liga Champions. 

Dan, kebintangan El Shaarawy diharapkan tidak cepat meredup. Kompetisi masih panjang dan kemenangan atas Cagliari seharusnya menjadi titik balik Milan untuk kembali pada habitatnya sebagai tim kelas dunia. 

Non Mollare [jangan menyerah], Milan!

goal.com
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright Stephan El Shaarawy 2010 -2011 | Design by BenMuha Go Blog | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.